Sabtu, 04 Maret 2017

Presentasi Multimedia pembelajaran kimia Hasil Pengembangan

Presentasi Multimedia pembelajaran kimia Hasil Pengembangan

Larutan, Sistem Koloid, Suspensi

1.      Larutan
Dalam kimia, larutan adalah campuran homogen yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven.
Contoh larutan yang sering kita temui yaitu air garam, air gula, air kopi, air teh, dll. Dalam larutan juga dikenal istilah solven dan solute. Solven merupakan pelarut dan solute adalah zat pelarut. Dalam larutan antara solven dan solute, solven mempunyai jumlah zat lebih besar sedangkan sisanya adalah solute. Larutan dapat terjadi karena adanya gaya tarik-menarik antara molekul-molekul solven dan solute.

2.      Sistem Koloid
Sistem koloid adalah suatu bentuk campuran yang keadaannya terletak antara larutan dan suspensi (campuran kasar). Sistem koloid sangat berkaitan erat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari. Cairan tubuh, seperti darah adalah sistem koloid, bahan makanan seperti susu, keju, nasi, dan roti adalah sistem koloid. Cat, berbagai jenis obat, bahan kosmetik, tanah pertanian juga merupakan sistem koloid. Koloid adalah suatu sistem campuran “metastabil” (seolah-olah stabil, tapi akan memisah setelah waktu tertentu). Koloid berbeda dengan larutan; larutan bersifat stabil.
3.      Suspensi
Dalam ilmu kimia, suspensi (Inggris: suspension) adalah suatu campuran fluida yang mengandung partikel padat. Atau dengan kata lain campuran heterogen dari zat cair dan zat padat yang dilarutkan dalam zat cair tersebut. Partikel padat dalam sistem suspensi umumnya lebih besar dari 1 mikrometer sehingga cukup besar untuk memungkinkan terjadinya sedimentasi. Tidak seperti koloid, padatan pada suspensi akan mengalami pengendapan/sedimentasi walaupun tidak terdapat gangguan.
Suspensi cairan atau padatan (dalam jumlah kecil) di dalam gas disebut sebagai aerosol. Contoh sistem aerosol dalam kehidupan manusia adalah debu di atmosfer.

Suspensi adalah keadaan dimana zat terlarut terdipersi secara heterogendalam zat pelarut, sehingga partikel-partikel zat terlarut cenderung mengendap dan dapat dibedakan dari zat pelarutnya.. Suspensi bersifat diskontinu, dapat disaring dan merupakan sistem 2 fase. Diameter partikel zat terlarut lebih besar dari 10-5 cm. Contoh: air kopi, air kapur



Pada percobaan di atas kami melakukan percobaan tentang larutan, system koloid dan Suspensi. Pada percobaan di atas contoh dari larutan yaitu laruta gula, contoh dari koloid yaitu air susu dan percobaan suspensi yaitu air kopi.
Adapun perbedaan dari ketiga percobaan yang kami lakukan :

http://www.youtube.com/watch?v=JCkoVoGD54Y&t=2s

14 komentar:

  1. Apakah dalam persentasi pengembangan multimedia pembelajaran dalam kimia, kesulitan apa yg anda temui

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan mencoba menjawab pertanyaan saudari, menurut saya pada presentasi pengembangan di atas jarang ditemukan kesulitan karena alat dan bahan yang kami gunakan sederhana, tidak mahal dan mudah di dapatkan. terima kasih

      Hapus
  2. Assalamualaikum saya ingin sedikit bertanya
    Prinsip dasar apakah yang anda gunakan dalam membuat media pembelajaran diatas? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara garis besar pemilihan media tersebut di kategorikan sebagai berikut :
      1. ketepatan dalam pemilihan media, dimana dapat menyebabkan proses pembelajaran menjadi lancar dan materi yang di sampaikan dapat di pahami.
      2. membuat media agar efektif yaitu media dibuat sesederhana mungkin agar mudah di pahami.
      terima kasih

      Hapus
  3. menurut anda bagaimanakah penyampain materi dengan media yang kalian buat , apakah sesuai dengan harapan yang dibuat ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiklah saya akan menjawab. Penyampaian materi yang di presentasikan menggunakan video. Pada saat mempresentasikan ada banyak kekurangan, seperti pada saat menampilkan video, video sedikit macet.

      Hapus
    2. baik disini saya akan menambahkan jawaban , pada saat penampilan video ini sebagai media pembelajaran kekurangan atau pun kendala yang terjadi adalah suara yang dihasilkan kurang jelas dan tidak adanya pengeras suara sehingga pembelajaran terhambat .

      Hapus
    3. Terima kasi kepada Ayu yang telah menambahkan.

      Hapus
  4. Hai Sity Mardhiyah. postingsnmu bagus. tetapi saya bingung dengan media pengembanagn yang kamu gunakan dalam postingan kamu tersebut. biskaah anda jelaskan media apa yang digunakan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. media yang saya gunakan yaitu Media Audio Visual. Dimana media audio visual adalah media yang bisa didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. dapat kita lihat dari postingan saya di atas bahwa menggunakan video. Video merupakan salah satu contoh dari media audio visual. terima kasih

      Hapus
  5. assalamualaikum . . .saya ingin bertanya, dari banyaknya materi kimia yang ada, kenapa anda memilih materi larutan, koloid, dan suspensi ? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya materi ini akan lebih mudah di pahami atau di mengerti murid bila di berikan contoh nyatanya seperti yang kami lakukan tersebut. Terima kasih

      Hapus
  6. Menurut anda apakah penggunaan multimedia yg anda pilih, peserta didik dapat dengan mudah memahami materi pelajaran yang disajikan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya iya, karna dengan adanya multimedia tersebut murid akan lebih mudah memahaminya. Terima kasih

      Hapus